Inflasi NTB Januari 2026 Tembus 3,86 Persen

Table of Contents



Mataram, Radar Rakyat- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat Merilis inflasi tahunan (year on year/y-on-y) NTB pada Januari 2026 sebesar 3,86 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 110,56.


Ketua Tim Statistik Harga BPS Provinsi NTB, Ir. Muhammad Ahyar menjelaskan, Inflasi tertinggi terjadi di Kota Bima, dengan tingkat inflasi mencapai 4,82 persen dan IHK sebesar 111,05. Sementara itu, inflasi terendah terjadi di Kota Mataram, dengan tingkat inflasi sebesar 3,69 persen dan IHK sebesar 110,21.


Dijelaskannya bahwa inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga pada beberapa kelompok pengeluaran, antara lain makanan, minuman, dan tembakau (1,57 persen), perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga (13,40 persen), serta perawatan pribadi dan jasa lainnya (19,83 persen).


Disampaikan juga Tingkat inflasi month to month (m-to-m) dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) Provinsi NTB pada Januari 2026 masing-masing sebesar 0,27 persen dan 0,27 persen.


Inflasi ini diharapkan tidak akan berdampak signifikan pada perekonomian NTB, namun perlu diwaspadai dan diantisipasi oleh pemerintah dan masyarakat.